Buku Untukmu Yang Berjiwa Hanif
Wednesday, 16 November 2011
Kode : BK 020
Harga : Rp. 25.000
Harga Diskon : Rp. 22.000
Harga Reseller : Rp. 20.000 (minimal pembelian 4 buah)
Resensi :
Ketika jejak-jejak kasih sayang Allah subhanahu Wa Ta'ala sudah mulai tampak di halaman kalbu, awan mahabbah dan kabut cinta Allah Subhanahu Wa Ta'ala sedang daang berarak di langit hati, pertanda rahmat hidayah akan turun menyirami taman jiwa.
Tidak berselang lama, akan tumbuh bersemi fitrah yang suci, hadir perasaan tunduk dan patuh pada kebenaran, timbul motivasi dan semangat untuk berbuat kebaikan, saat itulah kehidupan akan dirasa berarti dan kebahagiaan bisa direngkuh kembali. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, “Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami, akan Kami beri mereka hidayah menuju jalan-jalan kebaikan Kami.” (QS. Al-Ankabut : 69)
Sekiranya ia dibiarkan begitu saja, tidak diolah dengan benar bahkan sering ditelantarkan dan dilalaikan, pastilah berlalu dan meninggalkannya dalam kesendirian menyebabkan ia harus menunggu dan menunggu pada sebuah penantian yang tidak berkesudahan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, “Ketika mereka menyeleweng dari jalan kebenaran, kami selewengkan hati mereka.” (QS. Ash-Shaf : 5)
Tidak ada pilihan lain bagi seorang hamba kecuali melanjutkan pencaharian dan memperkokoh keyakinan. Karena bangun dari kelalaian merupakan langkah awal dari sebuah perjalanan menuju Shirathul Mustaqim. Jalan yang telah ditempuh oleh Para Nabi dan Rasul, orang-orang shiddiq, syuhada dan orang-orang yang shalih. Itu pula yang telah dilalui oleh Rasulullah dan para shahabatnya.
Beragama ala Rasulullah shalallaahu'alaihi wa sallam dan menapaki jejak Salafush Shalih itulah sebuah keharusan, itulah hidayah yang hakiki. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, “Sekiranya mereka beriman seperti mereka beriman, niscaya mereka memperoleh hidayah. “ (QS. Al-Baqarah : 137)
Tidak berselang lama, akan tumbuh bersemi fitrah yang suci, hadir perasaan tunduk dan patuh pada kebenaran, timbul motivasi dan semangat untuk berbuat kebaikan, saat itulah kehidupan akan dirasa berarti dan kebahagiaan bisa direngkuh kembali. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, “Dan orang-orang yang berjuang di jalan Kami, akan Kami beri mereka hidayah menuju jalan-jalan kebaikan Kami.” (QS. Al-Ankabut : 69)
Sekiranya ia dibiarkan begitu saja, tidak diolah dengan benar bahkan sering ditelantarkan dan dilalaikan, pastilah berlalu dan meninggalkannya dalam kesendirian menyebabkan ia harus menunggu dan menunggu pada sebuah penantian yang tidak berkesudahan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, “Ketika mereka menyeleweng dari jalan kebenaran, kami selewengkan hati mereka.” (QS. Ash-Shaf : 5)
Tidak ada pilihan lain bagi seorang hamba kecuali melanjutkan pencaharian dan memperkokoh keyakinan. Karena bangun dari kelalaian merupakan langkah awal dari sebuah perjalanan menuju Shirathul Mustaqim. Jalan yang telah ditempuh oleh Para Nabi dan Rasul, orang-orang shiddiq, syuhada dan orang-orang yang shalih. Itu pula yang telah dilalui oleh Rasulullah dan para shahabatnya.
Beragama ala Rasulullah shalallaahu'alaihi wa sallam dan menapaki jejak Salafush Shalih itulah sebuah keharusan, itulah hidayah yang hakiki. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman, “Sekiranya mereka beriman seperti mereka beriman, niscaya mereka memperoleh hidayah. “ (QS. Al-Baqarah : 137)
Untuk pemesanan KLIK DISINI
